Pin Oleh A S H A Di Tentang Hati Dan Rasa Kutipan Tentang Kehidupan Kutipan Bijak
Pada postingan sebelumnya (Teori-teori Komunikasi Part. 2), Sudah ditulis tentang Teori-teori Komunikasi Tahap Awal. Pada postingan kali ini, kita akan berikan catatan mengenai Teoro-teori Komunikasi Tahap Selanjutnya.
Teori-teori pada tahap selanjutnya
A. Four Theories of The Press (Empat Teori Pres)
Tiga orang cendekiawan Amerika masing-masing Fred S Siebert, Theodore peterson dan Wilbur Scramm pada tahun 1956 menerbitkan sebuah buku dengan judul "Four Theories of the Press". Buku tersebut mengupas empat buah sistem pers yang berlaku di berbagai negara di dunia, yaitu masing-masing Authoritarian Theory, Libertarian Theory, Soviet Communist Theory dan Social Responsibility Theory
Beberapa pertanyaan sering mencul terkait Kapan dimulainya proses komunikasi seorang manusia ?. Beberapa pakar komunikasi meneybutkan bahwa proses komunikasi sudah berlangsung sejak manusia masih di dalam kandungan.
Dalam ajaran Islam sendiri disebutkan dalam sebuah ayat bahwa
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", {Quran Surat Al-A’raf Ayat 172}[1]
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Sang Pencipta sudah mulai berbicara kepada ciptaanNya sejak ditiupkan ruh kehidupan.
Baik, kita lanjutkan catatan tentang Teori-teori Komunikasi. Pada pembahasan sebelumya sudah kita bahas tentang Empat Prespektif dalam Teori-teori Komunikasi. Sekarang kita lanjutkan pembahasan tentang Berbagai macam teori Komunikasi.
Di bawah ini adalah teori dan model komunikasi yang tampil pada awal tahun sekitar dekade 1940-an dan 1950-an, di antaranya adalah:
Kalau kita bahas Teori-teori komunikasi, maka akan sangat banyak sekali, oleh karenanya akan kami bagi dalam beberapa postingan.
Serba ada, serba luas, dan serba makna, adalah ketiga kata sifat yang menjadi ciri khas yang seringkali dipakai untuk menggambarkan fenomena komunikasi manusia
Sebelum kita memasuki pembahasan mengenai teori-teori komunikasi pada tahap awal dan tahap sesudahnya, rasanya perlu disinggung mengenai empat perspektif komunikasi manusia yang dijelaskan oleh B. Aubrey dalam bukunya Teori-Teori Komunikasi (terj) walaupun dia menyatakan bukanlah, secara tegas, merupakan teori-teori komunikasi. Sekalipun perspektif ini sebagai pendekatan yang relatif jelas atas fenomena komunikatif, ia hendaknya tidak dipandang saling eksklusif. Bukan pula bersifat mencakup semua pendekatan konseptual pada studi komunikasi manusia. Keempat perspektif tersebut adalah:
Kalau kita melihat kondisi saat ini, terutama pada dunia media. Sangat terasa bahwa setiap pihak saling melancarkan pengaruh kepada pihak lain untuk saling mempengaruhi. Kondisi ini terus berlangsung sampai salah satu pihak mendapatkan kuantitas pendukung sebanyak-banyaknya. Pihak yang akan memenangkan persaingan adalah yang memiliki propaganda paling genjar dan kuat untuk mempengaruhi suasana secara terus menerus.
Pada postingan sebelumnya, kita telah fahami bahwa Propaganda dapat dianggap sebagai suatu kampanye yang dengan sengaja mengajak dan membimbing untuk mempengaruhi atau membujuk orang guna menerima suatu pandangan, sentimen, idea atau nilai. Dari pengertian itu sangat dimaklumi bahwa perang pengaruh ini memang menjadi tujuan utama.
Namun kondisi saat ini sangat berpengaruh pada kejelasan sebuah nilai. Nilai yang paling sering digaungkan akan sangat memungkinkan menjadi nilai kebenaran. Sehingga, sebuah nilai kebenaran akan menjadi hal yang sangat relatif, tergantung siapa yang mendominasi ruang pemikiran.
Pernah dalam sebuah percakapan santai bersama teman-teman. Ada teman yang membuka sebuah pertanyaan yang kemudian menjadi pembahasan begitu panjang dan seru. "Apa benar komunikasi seseorang menjadi faktor kebahagiaannya?".
Secara umum, teknik penyampaian pesan komunikasi terbagi ke dalam dua cara, yaitu "Bermedia dan Tidak Bermedia" ;
A. BERMEDIA
Media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada bebrapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antar manusia, maka media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah panca indera manusia, seperti mata dan telinga. Pesan-pesan yang diterima panca indera selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu sebelum dinyatakan dalam tindakan
Hafied Cangara dalam bukunya Pengantar Ilmu Komunikasi menggolongkan media atas 4 macam, yakni;
Proses komunikasi pada hakikatnya adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan) Pikiran bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya. Perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keragu-raguan, kekhawatiran, kemarahan, keberanian, kegairahan, dan sebagainya yang timbul dari lubuk hati.
Proses komunikasi bisa ditinjau dari dua perspektif, perspektif psikologis dan perspektif mekanistis.
Proses komunikasi dalam perspektif psikologis ini terjadi pada diri komunikator dan komunikan Ketika seorang komunikator berniat akan
menyampaian suatu pesan kepada komunikan, maka dalam dirinya terjadi
suatu proses.
Proses "mengemas" atau "membungkus" pikiran dengan bahasa yang dilakukan
komunikator dalam bahasa komunikasi dinamakan encoding. Hasil encoding
berupa pesan itu kemudian ditransmisikan atau operkan/ kirimkan kepada
komunikan.
Bidang adalah ruang lingkup yang ditekuni atau yang terfokuskan. Komunikasi adalah interaksi antara individu maupun kelompok, dimana menggunakan informasi untuk terhubung dengan lingkungan sekitar. Jadi bidang komunikasi adalah suatu pekerjaan atau hal yang terfokuskan untuk melakukan dan membantu terciptanya interaksi antara individu maupun kelompok, dimana menggunakan informasi untuk terhubung dengan lingkungan sekitarnya.
BIla dilihat dari jenis lingkupnya, bidang komunikasi terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
1. Komunikasi Sosial (social communication)
Ada tiga pengertian mengenai komunikasi sosial ialah ;
Model Komunikasi adalah gambaran yang sederhana dari proses komunikasi yang memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya.1
Secara umum, model komunikasi terbagi menjadi dua macam.
1. Komunikasi satu tahap (one step flow communication)
Model komunikasi satu tahap menyatakan bahwa saluran media massa berkomunikasi langsung dengan massa komunikan tanpa berlalunya suatu pesan melalui orang lain, tetapi pesan tersebut tidak mencapai semua komunikan dan tidak menimbulkan efek yang sama pada setiap komunikan. Model satu tahap mengakui, bahwa: